arlina

Ruang Lingkup Hukum Humaniter (1)

In Introduction to IHL on November 14, 2008 at 3:07 pm

Oleh : Arlina Permanasari

Hukum Humaniter atau dapat disebut juga Hukum Perang atau Hukum Sengketa Bersenjata dapat didefinisikan dengan berbagai macam rumusan atau definisi, sebagaimana dapat dilihat disini. Dari berbagai macam ragam definisi yang meliputi berbagai pendapat tersebut, maka berdasarkan pendapat para ahli ruang lingkup hukum humaniter dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu ruang lingkup (aliran) yang luas, sempit dan ruang lingkup yang bersifat moderat (tengah).

luas-800x600Mereka yang menganut aliran atau ruang lingkup yang luas, pada umumnya mengatakan bahwa hukum humaniter tidak saja terdiri dari Hukum Den Haag dan Hukum Jenewa; melainkan juga mencakup Hukum Hak Asasi Manusia Internasional, sebagaimana dikemukakan seorang ahli yang bernama Jean Pictet.

Walaupun demikian, tidak semua ahli yang menganut aliran atau ruang lingkup luas berpendapat seperti itu. Ada juga yang memasukkan ketentuan-ketentuan mengenai keabsahan suatu sengketa bersenjata atau yang lebih dikenal dengan konsep ‘ius ad bellum’ sebagai hal yang juga dipelajari di dalam Hukum Humaniter dan menjadi satu dengan konsep ‘ius ad bellum’. Hmmm… bingung ? Intinya, menurut golongan ini, ruang lingkup yang dicakup Hukum Humaniter tidak melulu Hukum Jenewa dan Hukum Den Haag saja.

Sebenarnya sah-sah saja untuk berpendapat mengenai apa yang dimaksudkan dengan Hukum Humaniter, asal memang ada argumentasinya. Jean Pictet sendiri berpendapat seperti itu sudah lama. Konon dia menarik kembali ucapannya itu dan lebih menyetujui aliran tengah. Tidak heran, mengingat antara Hukum Humaniter dan Hukum HAM Internasional memang terdapat perbedaan yang sangat besar. Kedua cabang ilmu Hukum Internasional itu memang bersinggungan sih, tapi untuk mengatakannya sebagai satu hal yang termasuk ke dalam ruang lingkup Hukum Humaniter ya terlalu jauh.

Bagaimanapun, adanya ruang lingkup ini hanyalah untuk keperluan akademis saja kok, ngga lebih. Sekedar bisa mengetahui pemikiran-pemikiran yang lebih mendalam mengapa seseorang berpendapat begini dan begitu… Justru yang lebih penting adalah implementasi Hukum Humaniter itu sendiri. Ah.. tapi saya baru aja belajar posting artikel.. nanti Insya Allah kita akan lanjutkan ke bagian (2) **(bersambung)**

  1. nice artikel…
    thanks ya atas infonya…
    sangat bermanfaat…
    saya nantikan yang selanjutnya ya…

  2. Terimakasih atas supportnya…
    Jadi tambah semangat nih…🙂

  3. artikel yang bagus…terima kasih ya atas infonya…

  4. mkasi buat infonya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: