Oleh : Arlina Permanasari
Menentukan status kombatan atau bukan adalah perkara mudah, apalagi kalau kita berasumsi bahwa kombatan itu identik dengan tentara / militer. Dalam pertempuran, ternyata hal itu tidak semudah yang dibayangkan. Mau bukti? Perhatikan foto berikut :
Setelah melihat gambar 1 di samping, maka jika sebelumnya Anda berasumsi bahwa kombatan identik dengan tentara, sebaiknya Anda perlu merenungkan kembali asumsi itu! Mengapa ?
Sederhana saja : pernahkah Anda lihat tentara (militer) dari angkatan bersenjata suatu negara mengenakan penutup kepala ketika melakukan operasi militer ? Kemudian, perhatikan pula penampilan mereka yang terlihat “keren” (baca : lengan baju dilipat; pakai kacamata hitam). Adakah penampilan kombatan yang Anda bayangkan selama ini tidak seperti itu ? Nah, sekarang perhatikan gambar berikut ini :
Jika sebelumnya Anda selalu menyangka bahwa kombatan adalah tentara laki-laki yang gagah perkasa, maka asumsi itu juga perlu direnungkan kembali.
Lihatlah gambar 2 : semuanya adalah para wanita, dengan senyum manis mereka… Kemudian, perhatikan pula satu gambar berikut ini :
Mungkin dengan melihat penampilannya, maka gugurlah bayangan Anda yang selalu berasumsi bahwa kombatan itu identik dengan militer dan pakaian doreng-doreng (dengan berbagai gradasi warna).
Setujukah Anda jika dikatakan bahwa mereka yang ada dalam foto-foto ini bukanlah penduduk sipil ?
Nah, tentunya sekarang Anda sudah mendapatkan jawaban atas pertanyaan pada judul postingan di atas…
Image : Courtesy of ICRC, Regional Delegation, Jakarta.



















